Back

4 Hal Negatif yang Merusak Diri Anda dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Saat hidup anda diliputi dengan hal-hal yang negatif, maka anda pun akan menghasilkan tindakan dan perbuatan yang negatif juga. Hal ini dapat berpengaruh terhadap hidup anda, hubungan anda, dan juga pekerjaan anda. Berikut adalah 4 hal negatif yang perlu anda hindari dan bagaimana cara mengatasinya.

  1. Menyalahkan Orang Lain Atau Keadaan

    Ketika situasi memburuk, atau ketika anda dihadapkan dengan masalah. Anda cenderung akan menyalahkan orang lain, atau menyalahkan keadaan. Selain itu, anda akan mengeluh atas apa yang anda hadapi dan anda akan melepaskan tanggung jawab atas hidup anda serta menyalahkan orang lain atas segala keburukan yang terjadi pada anda. Anda tidak mau menerima kenyataan dan bertanggung jawab atas hidup yang anda jalani.

    Ingatlah bahwa hidup anda ada di tangan anda sendiri. Kejadian atau situasi yang terjadi mungkin merupakan hal yang buruk, tetapi bukan situasi itulah yang penting. Bagaimana anda merespon dan menghadapi situasi tersebutlah yang lebih penting. Anda dapat memilih untuk menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain yang anda pikir menyebabkan kejadian atau situasi tersebut terjadi. Atau anda dapat memilih untuk bertanggung jawab atas perasaan anda dan perspektif anda terhadap situasi tersebut. Anda dapat memilih untuk tetap positif dan memiliki cara berpikir yang lebih jernih untuk dapat mengatasi situasi dengan baik dan efektif.

    Untuk Mengatasi hal ini, anda perlu mengubah pola pikir anda. Sadari bahwa anda lah yang memegang kendali atas kebahagiaan yang anda rasakan. Tidak peduli akan apa situasi yang anda hadapi, karena respon anda yang keluar atas kejadian tersebut ada di tangan anda sendiri, bukan tangan orang lain ataupun kejadian itu. Percayalah pada diri anda sendiri dan mulailah untuk bertanggung jawab atas kehidupan anda.

  2. Butuh Pengakuan

    Hal negatif kedua yang harus anda hindari adalah terus membutuhkan pengakuan dari siapapun dan kapanpun, baik itu dari pasangan anda, keluarga, rekan, maupun atasan anda. Anda merasa tidak berguna dan tidak menghargai diri anda sendiri ketika tidak ada orang yang mengakui dan mengatakan bahwa anda orang yang hebat. Anda butuh diakui agar anda merasa diterima orang lain, anda juga butuh diterima oleh orang lain sehingga anda terkurung dalam tindakan atau perbuatan yang sebenarnya bukan diri anda. Ketika teman atau rekan anda meminta anda untuk melakukan sesuatu atau mengajak anda melakukan suatu kegiatan, anda akan menurutinya bukan karena anda ingin atau mau. Melainkan karena anda takut ditolak atau tidak diterima dengan lingkungan pertemanan anda. Maka, anda membutuhkan pengakuan dari mereka bahwa anda adalah salah satu bagian dari mereka. Sehingga anda terjebak dalam peer pressure.

    Ingatlah bahwa diri anda pantas, dan anda tidak seharusnya memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang anda. Anda tidak dapat membuat semua orang di dunia ini menyukai anda. Jangan jadikan pendapat mereka sebagai landasan utama untuk menetapkan siapa diri anda. Percayalah dengan diri anda bahwa anda mampu, dan anda tidak membutuhkan pengakuan dari orang lain untuk bisa menjadi lebih baik. Jadilah diri anda sendiri, bentuklah pikiran dan pendapat mengenai diri anda sendiri berdasarkan apa yang anda inginkan sendiri. Bukan karena opini atau pendapat lingkungan anda tentang diri anda. Ingat, apa yang mereka pikirkan tentang anda bukan lah fakta. Itu hanya pendapat, dan jangan anda pusingkan atau pikirkan mengenai pendapat mereka.

  3. Takut Gagal

    Anda menganggap bahwa kegagalan adalah akhir dari segalanya. Hal ini menyebabkan anda menjadi tidak berani untuk mengambil tindakan terutama jika itu merupakan hal yang baru, atau anda tidak berani melangkah ketika hal tersebut berisiko. Anda terus bermain aman dan pada akhirnya pencapaian yang anda capai hanya itu-itu saja. Anda tidak mampu mengembangkan diri karena anda hanya berdiam diri di zona nyaman anda. Hal ini dapat menyebabkan anda menjadi tidak memiliki tujuan akhir dan berakhir tidak memiliki motivasi sama sekali untuk bertindak lebih lanjut atau mencapai tujuan anda.

    Cara untuk mengatasi rasa takut gagal adalah dengan memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Ketika pencapaian anda tidak berhasil, atau tidak sempurna, itu bukan sesuatu yang perlu anda takutkan. Kegagalan adalah pintu menuju kesuksesan yang lebih baik. Tanpa kegagalan anda tidak akan tahu dan tidak akan belajar bagaimana dapat mencapai tujuan dengan jauh lebih baik lagi. Kegagalan dapat menunjukkan kepada anda bagian mana saja yang perlu ditingkatkan agar anda dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Jangan hindari kegagalan, dan jangan takuti kesalahan. Gunakan mereka sebagai media anda belajar dan berkembang menjadi lebih baik lagi.

  4. Negatif Mindset

    Pola pikir atau mindset yang anda miliki tentang diri anda sendiri memiliki peran penting dalam tindakan anda nantinya. Ketika anda memiliki mindset yang negatif, maka sikap serta tindakan yang keluar dan tercerminkan dari diri anda adalah tindakan yang negatif juga. Terutama ketika anda memandang hal negatif tersebut terhadap diri anda sendiri. Ketika anda memandang bahwa diri anda tidak cukup dan tidak mampu, padahal anda belum mencoba. Anda hanya akan menetapkan diri anda pada kegagalan.

    Itulah 5 hal negatif yang dapat merusak diri anda dan bagaimana cara mengatasinya. Yakinlah dengan kemampuan anda sendiri. Beranilah untuk mencoba hal-hal baru yang menantang. Tidak masalah jika memang anda kemudian gagal, belajarlah dari kegagalan tersebut. Cari tahu apa saja yang perlu anda tingkatkan. Jika memang anda ternyata tidak memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut, belajarlah dan berlatihlah mengenai kemampuan Serta keterampilan tersebut. Buatlah hingga diri anda menjadi bisa. Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Ubahlah mindset anda menjadi positif dan lihatlah perubahan dalam hidup anda.