Back

3 Cara Untuk Mengubah Mengeluh Menjadi Hal Positif

Tentu anda pernah mengeluh terutama ketika menghadapi masalah yang berat atau merasa tertekan. Mengeluh adalah salah satu bentuk seseorang bereaksi terhadap suatu hal yang negatif dan dapat meningkatkan negativitas yang dirasakan. Dalam perusahaan, ketika anda mengeluh, maka anda dapat meningkatkan tingkat negativitas bagi orang-orang di sekitar anda. Apabila negativitas dibiarkan berkembang, maka dapat mengakibatkan lingkungan serta budaya perusahaan juga menjadi negatif. Negativitas terjadi ketika terdapat kekosongan atau kurang maksimalnya komunikasi antar pemimpin dan karyawan. Untuk menghindarinya, maka anda perlu mengisinya dengan komunikasi dan energi positif. Setiap orang pada dasarnya ingin didengarkan dan dilihat.  Ketika mereka merasa tidak dihargai atau tidak menjadi bagian dari perusahaan, maka orang dapat berasumsi yang terburuk dan bertindak berdasarkan asumsi tersebut.

Salah satu hal yang membuat anda bersikap negatif dan mengeluh adalah ketika anda merasa kecewa mengenai diri anda sendiri. Cobalah untuk mengubah sudut pandang dan pola pikir tersebut menjadi lebih positif. Ubahlah fokus anda untuk bergerak maju ke masa depan, dan jangan berfokus pada masa lalu ataupun masalah yang anda hadapi. Akan jauh lebih baik ketika anda lebih berfokus pada solusi atas masalah tersebut.

Dalam hidup, seseorang akan memiliki dan diberikan dua buah pilihan. Bagaikan sedang mengendarai kendaraan kehidupan, anda harus melalui dan memilih antara dua buah jalan, yaitu jalanan positif dan jalanan negatif. Jalanan positif tentunya akan membawa anda ke kehidupan yang lebih baik, kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Sedangkan jalanan negatif akan membawa anda ke kesengsaraan, amarah, dan kegagalan. Anda tidak dapat melalui dan berada di dua jalan yang berbeda di waktu yang bersamaan, maka dari itu anda perlu memilih sendiri jalan mana yang ingin dilalui.

Ketika anda mengeluh, maka anda hanya akan menimbun dan meningkatkan perasaan negatif yang ada. Mungkin untuk jangka pendek anda akan merasa lega, tetapi dalam jangka panjang, mengeluh hanya dapat menciptakan sebuah siklus negativitas yang dapat terus bertumbuh. Seseorang yang terus mengeluh hanya akan menyakiti diri mereka dan mengganggu orang lain.

Untuk itu, anda perlu mencoba untuk menghentikan kebiasaan mengeluh tersebut. Berdasarkan buku Jon Gordon yang berjudul No Complaining Rules, dikatakan bahwa anda dapat melakukannya dengan cara yang kurang lebih sudah tertera dari judul buku tersebut. Yaitu menerapkan peraturan tidak boleh mengeluh. Cobalah sehari saja untuk tidak mengeluh sama sekali. Hal ini dapat membuat anda memonitor dan memperhatikan apa saja pikiran yang muncul di benak anda, dan menyadari seberapa negatifnya pikiran tersebut. Anda tidak perlu terburu-buru untuk langsung mengubah dan menjadikannya peraturan untuk setahun penuh, karena perubahan tidak dapat terjadi dalam waktu cepat. Lakukanlah terlebih dahulu selama sehari, kemudian perlahan-lahan menjadi seminggu, sebulan dan setahun.

Hal berikut yang perlu anda lakukan adalah gunakan keluhan yang anda pikirkan dan cari manfaat dari keluhan tersebut. Dibalik segala hal yang tidak anda sukai, pasti ada yang anda sukai. Ketika anda memperhatikan pikiran, kata-kata, dan keluhan anda, maka anda akan menemukan apa yang anda sukai. Kuncinya adalah membalikkan keluhan dan membuatnya bermanfaat bagi diri anda. Gunakan keluhan tersebut sebagai tanda bahwa anda sedang menuju jalanan negatif. Setiap keluhan mewakilkan sebuah kesempatan bagi anda untuk mengubah sesuatu yang negatif menjadi positif. Untuk dapat melakukan hal tersebut, berikut adalah 3 cara yang dapat anda gunakan untuk berhenti mengeluh:

  1. Menggunakan kata “Tapi” saat anda mengeluh

    Setiap kali anda menyadari bahwa anda sedang mengeluh, anda tinggal menambahkan kata ‘tapi’ yang kemudian diikuti dengan pemikiran atau tindakan positif. Hal ini dapat membantu anda untuk mengubah keluhan menjadi sebuah pikiran, solusi, serta tindakan yang positif. Contohnya, anda mengeluhkan bahwa anda tidak menyukai untuk mengalami kemacetan berjam-jam sepanjang perjalanan menuju tempat kerja, kemudian anda tambahkan, “tapi saya bersyukur saya bisa menyetir dan mempunyai pekerjaan”. Dengan menambahkan kata tapi dan hal posiitf di belakangnya, anda akan melatih diri anda untuk memiliki pola pikir yang lebih positif dan lebih baik.

  2. Fokus pada “akan melakukan” dibandingkan “harus melakukan”

    Seringkali kita akan berfokus dan mengeluhkan mengenai apa saja yang harus dilakukan. Anda akan merasa terpaksa dan ketika hal tersebut adalah yang tidak anda sukai, maka akan ada perasaan enggan untuk melakukannya. Maka dari itu, penting bagi anda untuk mengubah perspektif anda menjadi bahwa anda akan melakukan sesuatu, berfokuslah pada apa yang akan anda kerjakan.

  3. Mengubah keluhan menjadi solusi

    Hari tanpa keluhan bukan berarti bertujuan menghilangkan semua kehulan anda, melainkan menghilangkan keluhan tak bermakna dan lebih berfokus pada keluhan yang dijustifikasi. Ketika keluhan tak bermakna itu bersifat negatif dan berfokus pada masalah, keluhan yang dijustifikasi adalah keluhan positif yang mendorong anda untuk mengidentifikasi masalah dan membawa anda menuju solusi. Ingatlah bahwa setiap keluhan yang ada itu merepresentasikan sebuah kesempatan bagi anda untuk mengubah hal negatif menjadi positif.

    Untuk itu, penting bagi sebuah perusahaan untuk menanamkan budaya yang positif. Sebuah perusahaan yang berhasil dan hebat cenderung memiliki energi serta jiwa yang bagus dimana hal tersebut didorong oleh budaya positif. Bagaikan sebuah pohon, sebuah perusahaan tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga akarnya yaitu orang-orang dalam organisasi yang menyajikan hasil tersebut, budaya yang positif dan kuat, serta kerja sama tim yang bagus. Karena ketika anda hanya berfokus pada hasilnya, bagaikan pohon yang tidak diperhatikan atau disiram akarnya, maka perlahan-lahan pohon tersebut akan mengering, begitu juga dengan buahnya.

    Maka dari itu anda perlu memperhatikan karyawan dan anggota organisasi anda. karena ketika mereka merasa tidak dihargai atau usaha dan kerja keras mereka tidak diperhatikan, akan dapat menimbulkan rasa frustrasi dan mengurangi kepercayaan yang mereka miliki terhadap perusahaan. Bagi para karyawan atau individu yang sudah tidak dapat mempercayai perusahaan atau terlalu berfokus pada masa lalu dan tidak mau melangkah maju atau berubah, maka sudah sepatutnya bagi anda untuk melepaskan mereka. Seperti perumpamaan bahwa satu orang tidak dapat membentuk sebuah tim, tetapi satu orang dapat menghancurkan sebuah tim.

Itulah 3 cara yang dapat anda lakukan untuk mengubah keluhan menjadi lebih bermanfaat. Cobalah untuk menerapkannya dan rasakan perubahan dalam hidup dan pekerjaan anda.

citation
Gordon, J. (2018). The no complaining rule: Positive ways to deal with negativity at work. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.